Dari tanggal 26 des 08 - 31 Desember 08, aq dan keluargaku yang terdiri dari kedua orangtuaku, adikku Yos, dan Tante berangkat ke Solo.
: Berangkat dari Bandung sekitar jam 8.30, lewat jalur selatan dengan jalur Bandung - Nagrek - Banjar - Yogya - Solo. Nyampe Solo sekitar jam 23.30 malam, langsung menuju penginapan di Jl. Slamet Riyadi. Fiuh..leganya setelah nyampe, mandi, tidur, hmmm nikmatnya setelah seharian dijalan.
: Bangun jam 8 pagi, nikmatnya tidurku. beres cuci muka langsung turun ke resto tuk berburu sarapan. Nungguin sarapan nasi goreng aja lamanya amit - amit jabang baby nunggu mesen butuh waktu 45 menit, penantian sang nasi goreng butuh waktu 1 jam. Hotelnya penuh tapi miskin pegawai, disana - sini ada aja tamu yang komplain.
Di Keraton Surakarta : Ki - Ka; Koko Didit, Ceu Beti, Tante, My Bro Yos,Willy, yang paling depan diriku

Kebo Bule berusia 40 tahun yang sudah buta di kandang sekitar alun - alun keraton Surakarta

Di Solo Square sambil makan malam : Ki - Ka ; Tante, Aq, My mom
Sekitar j. 10 pagi sekeluarga berangkat ke daerah Fajar Indah berkunjung ke keluarga yang berdomisili disana. Acara berlangsung dari jam 11 - 13, dari sana ngabring ke Rasa Mirasa, salah satu Resto yang menyediakan masakan Sunda. Beres makan langsung kembali ke hotel, mandi, langsung menuju kandang - kandang kebo bule (kebo albino) yang akan ikutan kirab di malam 1 suro. Kebo yang ada dikandang diantaranya berusia 37 tahun dan 40 tahun. Setelah puas melihat kebo - kebo bule berangkat lagi ke Laweyan Kampung Batik di Solo. Disana bisa lihat suasana Laweyan yang berkesan antiq karena bangunan yang ada mayoritas bangunan kuno, sambil menikmati koleksi batik yang ada disana. Ditemani oleh rintik - rintik hujan, panasnya kota solo sedikit berkurang. Seberes dari Laweyan lanjut ke Solo Square, salah satu mal yang ada di Solo. Setelah ngiter - ngiter mal, pulanglah menuju penginapan kembali, mandi dan berakhir di dunia istana kapuk.
: Belajar dari pengalaman kemaren, hari ini mandi dulu, setelahnya baru deh turun ke resto, lumayan ngurangi lamanya masa menunggu, dateng, nunggu 5 menit untuk order dan makanan datang sekitar 30 menit kemudian. Setelahnya langsung menuju keraton Surakarta, mengunjungi museumnya dan istananya yang lagi pada sibuk dengan persiapan 1 suro. Abis keliling keraton dengan perut laper, meluncur menuju Kumalasari. Disana makanannya murah meriah tapi porsinya dikit. Bagi yang biasa makan banyak sepertinya ga kan cukup mesen 1 hidangan, kudu mesen lagi..lagi..dan lagi..sampai kapasitas terpenuhi. Sekitar Jam 3 sore setelah mengenyangkan perut, meluncurlah menuju Yogyakarta. Nah sesampai di Yogya mulai lagi deh hunting penginapan yang sana - sini pada penuh. Pada akhirnya pencarian berakhir di salah satu penginapan di sekitar Jl. Parangtritis ga jauh dari malioboro pusat keramaian Yogya. Setelah beberes barang - barang dan mandi, berangkat menuju malioboro tuk mengisi perut yang keroncongan di salah satu resto cepat saji. Ngiterin Malioboro bentar yang penuh banget dengan para pengunjung, langsung pulang mengistirahatkan kaki - kaki dan tubuh yang lelah.
: Setelah sarapan meluncurlah me and fam ke arah Magelang menuju salah satu warisan budaya yang ada disana yang dulu sempat dikenal sebagai salah satu keajaiban dunia yaitu Candi Borobudur. Udah berkali - kali kesini, masih aja ngerasa kagum dengan arsitektur candi ini, tanpa teknologi canggih bangunan ini masih tetap berdiri tegak wlopun sudah banyak yang rusak sana - sini karena tangan - tangan jahil dan pemugaran sana - sini. Sekitar jam 4 sore kembali ke Yogya. Nyampe di Yogya ngiter - ngiter Malioboro lagi dan ngisi perut di lesehannya, sambil dihibur para pemusik jalanan alias pengamen. Beres makan kembali ke hotel.
: Hari ini tujuannya ke Sendang Sono salah satu tempat wisata ziarah religi di sekitar Muntilan. Berangkat sekitar j. 10 pagi, nyampe di Muntilan jam 11 lewat ngisi perut dulu di salahsatu tempat makan di Muntilan, makanannya enak dan murah meriah. Setelah perut full loaded, lanjut menuju Sendang Sono. Medannya lumayan berat, nanjak dan jalannya sempit, harus hati - hati dan bergantian. Sesampai disana jalankan niat semula BERDOA. Sepulang dari Sendang Sono ga jauh dari tempat doa, penduduk sekitar menjual durian lokal yang bisa dimakan di tempat. Kami memutuskan untuk berhenti dan menikmati durian. Rasanya lumayan enak dengan kisaran harga 15.000 - 80.000 tergantung besarnya durian. Puas menikmati durian perjalanan menuju Yogya dilanjutkan. Di yogya langsung menuju Mal Malioboro untuk pijat pijit sekedar relaksasi mengurangi kelelahan kaki dan tubuh. Trus mulai lagi deh nyari tempat untuk menikmati makan malam disekitar lesehan Malioboro. Trus hunting oleh - oleh untuk di bawa ke Bandung. Sepulangya langsung ngepak - ngepak barang, mandi dan tidur.
: Start berangkat jam 7.30 dari Yogya, kali ini diputuskan tuk lewat jalur Pantura. Mulai dari Yogya - Semarang - Batang - Pemalang -Tegal - Lohsari - Nagrek -Bandung. Menikmati makan siang di salah satu resto di Pemalang. Nyampe Bandung sekitar jam 21.30, ngisi perut dulu di daerah Lembang berbaur dengan keramaian jelang tutup tahun menyambut tahun baru sekitar Jam 23.00 turun ke Bandung, nyampe rumah jam 23.45. Bis mandi, tepat jam 00.00 seluruh anggota keluarga berkumpul dan berdoa (tradisi keluarga saat akhir tahun dan awal tahun) untuk mendoakan perjalanan hidup di tahun yang baru. Bubye 2008, welcome 2009.